Sep 24, 2011

insatiable desire?

I don't think anyone from my college reads this.
but if you do, or anyone does, I just wanna say one thing-


please just stop complaining, and be contented instead.


you are actually making your life harder when you keep complaining on things you can't really change.


bila kita hidup dalam marah, dalam tak puas hati, dalam sumpah seranah, kita sebenar-benarnya sedang tambah beban kepada hidup kita sendiri. kita sedang tambah berat pada diri kita sendiri. tambah serabut pada hidup kita yang dah sedia serabut. tambah pening pada pening yg sedia ada.



If we, dental students were to complain, I can promise you we have LOTS to say. lots to ask. but we chose to keep it to ourselves, the most- among ourselves, and that's not because we do not care, but it's simply because we know complaining won't lead us anywhere but frustration. at least you guys (the final year medic) are paying that freaking expensive fee for a single room. while us being in the very same year, we pay for a room only to be squeezed in with another two persons. we are in our final years too, and our schedules are not any less hectic. fair enough? you tell me.

and I believe the issue is not only about the fees. I've been reading posts after posts, complaints after complaints. and to be honest, this situation saddens me, especially bila benda-benda kecil pon nak dibangkitkan, nak di api-apikan.

please. be grateful. syukur. redha. dan bersangka baik. i know, some people might say that you are just trying to fight for your rights. saya tak cakap salah. memang kita ada hak, dan kita berhak ke atas hak-hak kita. tapi kita kena ingat, hak kita sekarang sedang dipegang oleh mereka yang telah diberi amanah. kalau betul kita dah fight, tapi mereka yg memegang amanah itu tegar dengan keputusan mereka, cukuplah sekadar disitu. mungkin mereka tahu apa yang lebih baik, mungkin mereka nampak rational-nya sedangkan kita tak nampak. bersangka baik- kurang dosa, kurang sakit kepala.





ingat,
setiap rungut kita. setiap marah kita. setiap dendam kita-
semuanya akan jadi satu beban.
beban pada kita,
dan pada orang orang sekeliling kita. mungkin kita tak sedar, tapi effect marah2 kita tu besar.
kita bagi beban pada orang lain jugak. pada JTK, pada residents lain yang baca emo2 kita tu.


banyak lagi benda penting yg perlukan perhatian kita.




agaknya kita dah terlalu biasa hidup dalam kesenangan- bila Allah tarik sikit nikmat dari kita, cepat betul kita melatah, cepat betul kita melenting.

bersyukurlah dengan apa yang ada.
insyaAllah kita akan jumpa ketenangan dalam syukur dan redha.

3 comments:

Anonymous said...

love it!

bella said...

fuyyo!!!!totally agree!!!!!

Tini said...

well said babe.

lucky me..i guess =)